Skip to main content

Topic: Review MyRepublic Indonesia (Read 16801 times)

Review MyRepublic Indonesia

Intro MyRepublic Indonesia

Sudah setahun lewat saya berlangganan MyRepublic dan cukup banyak juga suka dukanya. :D Awal masuknya ke Indonesia (resmi Juli 2015) cukup menggebrak dengan menawarkan bandwidth 10Mbps dengan harga miring, cuma 200ribuan. Walaupun saat itu cuma rebranding dari Innovate Indonesia. Tapi 1-2 bulan pertama tidak diimbangi dengan kualitas layanan dimana hampir setiap hari ada mati totalnya, mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam, dan kalau pas normal pun latencynya malah hancur. Pas jaman Innovate walaupun bandwidth lebih kecil saya tidak pernah komplain. Haha. :D Jadi ingat omongan Uncle Bennya Spiderman: "With great power comes great responsibility".

Dan memang setelahnya ada perbaikan akan kestabilan sistem dan kembali ke level jaman Innovate. Untuk harga yang sama sekarang malah dapat 30Mbps, benar2 ISP lain ditinggal kalau bicara. Tapi ISP terbaik bukan hanya ditentukan oleh bandwidth kan?

Tak kenal support maka tak sayang

Gara2 fase migrasi sistem lama ke yang baru inilah jadinya sering interaksi dengan customer servicenya. yang no offense untuk MR masih dibawah harapan. Kalau telepon ke call centernya (1500818) yang nerima robot, milih2 menu dan disuruh nunggu biar bisa ngobrol sama manusia, pulsa keburu habis. kapok dah. wkwkwk :D.

sudah kebiasaan saya kalau komplain pasti ada lewat emailnya ([email protected]), ini supaya ada dokumentasi tertulis. walaupun ga mengharapkan balasan dalam beberapa jam tapi juga ya jangan sampai 1 bulan baru direspon. melihat inbox email saya sudah ada 3 kali kontak lewat email, paling cepat pun dibalas dalam 2 minggu dan masih ada 1 email lagi belum dibalas sampai sekarang. jadi walaupun namanya surat elektronik tapi yang dialami persis surat lewat kantor pos. :P

tapi saya pernah ditelepon sekali dari myrep jakarta, ya cukup kaget juga pas ngangkat, walaupun solusinya ga ketemu. tetap saya apresiasi. :)

dengan catatan pengalaman saya berdasarkan langganan kelas residensial, sedangkan kelas bisnis bagaimana bumi dan langit bedanya dan sudah dibuktikan. :D wajar juga karena tarifnya sendiri untuk kecepatan yang sama bisa selisih jauh.

tipsnya untuk keluhan anda ditangani dan ditanggapi adalah laporkan ke sales/marketing myrepublic. nanti akan dibantu followup ke rekan kerjanya. jangan lupa minta case id kalau ingin followup, biar diupdate saja kasusnya daripada lapor baru.

Bandwidth gede?

Banyak yang cukup penasaran apa benar bandwidthnya bisa sebesar itu? Kalau ini jawabannya adalah iya, kita bisa mendapatkan kecepatan internet sekencang di paketnya. apakah konstan? kalau yang ini tidak. seperti di ISP lain, semuanya up to, apabila bwnya kecil mungkin tidak terasa ya tapi karena myrep menawarkan bw gajah jadi kadang bisa terasa tidak bisa maksimal.


tes bandwidth pakai fast.com (miliknya netflix) siang hari, cuma dapat 21Mb dari 30Mbps. Hasil maksimal selama ini selalu pada jam sepi.

yang pasti untuk streaming 1080p jelas lancar tanpa buffering kalau pas jam2 tertentu, dan kalau kuat playernya bisa 2k juga di youtube. tapi karena kadang bwnya ga bisa maksimal jadi yang bisa diandalkan 720p dan kalau kepepet 480p.

Kestabilan koneksi

Ini yang jadi PR buat myrepublic. kalau niatnya langganan cuma untuk browsing, download dan streaming maka tidak banyak kekurangannya. dan ini memang pola penggunaan saya. tapi kalau tujuannya main game online maka harap agak bersabar karena memang pada jam2 tertentu bisa loncat naik pingnya. dan pas parah malah packet loss dimana2. alhasil lag dan disconnect setia menemani. yang main game keponakan tapi ga pernah ada suara keluhan, padahal selalu saya pantau koneksinya lewat pingplotter dan memang tidak semulus itu juga. haha. :D lebih sabar atau pasrah ya.


yang pasti begitu ada yang streaming youtube langsung loncat sesaat pingnya. dan ini mungkin bisa dicegah dengan pengaturan QoS, sayangnya modem yang saya dapat dikebiri fitur2nya. blokir MAC address saja tidak ada.  :'(

Kesimpulan

Berlanggananlah MyRepublic apabila:
  • Butuh bandwidth besar.
  • Harga murah.
  • TV kabel opsional.
  • Siap koneksi yang stabil 80%.
  • Tempat anda dicover, ISP ini termasuk kecil coveragenya.
Tetap saya rekomendasikan walau kesan yang saya berikan agak kurang. ISP mana sih yang bebas masalah? ;)



Disclaimer: review ini opini pribadi saja dari penggunaan MyRepublic selama setahun lewat. Pengalaman pelanggan lain bisa jadi sangat berbeda.

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #1

Tetap saya rekomendasikan walau kesan yang saya berikan agak kurang. ISP mana sih yang bebas masalah? ;)


Jawaban saya sih cuma 1 internet paket bisnis/perusahaan. Soalnya selama saya pakai 2 ISP 3 bulan ini. gak ada satupun yang tidak sama sekali bebas dari yang namanya lag spike, packet loss yada-yada-yada.....(gaming purpose). Dan lama kelamaan saya jadi terbiasa dengan hal ini. Saya sebenarnya pingin balik lagi aja waktu jaman saya masih main di warnet tapi gara2 ISP masuk di daerah kompleks perumahan saya. Bisa ditebak sendiri apa yang terjadi pada warnet2 itu. Yang bertahan ada tapi khusus buat game mainstream kayak DOTA dan game dari STEAM. Ya yang dapat saya simpulkan 50% dari peyanan internet mereka saya dapat lah. Walaupun cukup merugikan sekali bagi saya yang semi-hardcore gamer.
 
Experienced WoT Player
Internet speed/ping issue everyday with MR Basic 30 mbps

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #2
Jawaban saya sih cuma 1 internet paket bisnis/perusahaan. Soalnya selama saya pakai 2 ISP 3 bulan ini. gak ada satupun yang tidak sama sekali bebas dari yang namanya lag spike, packet loss yada-yada-yada.....(gaming purpose).
setuju banget mas, tapi ini yang ga masuk cuma harganya.  :'(

di myrep untuk kelas bisnis biasa itu 30Mbps 500ribu :https://myrepublic.co.id/business/business-sme/ dan bisa pakai kelas bisnis pro dan 30Mbps tarifnya jadi 2juta  :o  : https://myrepublic.co.id/business/business-pro/

beda antara keduanya itu di SLA dan public IP. mungkin mas mau coba upgrade sebulan ke paket Business30?


Dan lama kelamaan saya jadi terbiasa dengan hal ini. Saya sebenarnya pingin balik lagi aja waktu jaman saya masih main di warnet tapi gara2 ISP masuk di daerah kompleks perumahan saya. Bisa ditebak sendiri apa yang terjadi pada warnet2 itu. Yang bertahan ada tapi khusus buat game mainstream kayak DOTA dan game dari STEAM. Ya yang dapat saya simpulkan 50% dari peyanan internet mereka saya dapat lah. Walaupun cukup merugikan sekali bagi saya yang semi-hardcore gamer.
 
haha.. bener tuh mas. sekarang warnet sudah pada tumbang, karena internet sudah mulai mudah didapatkan (cukup hp buat facebookan) dan yang ngegame biasa pakai ISP rumahan sudah cukup. dulu saya pasang speedy juga awalnya gara2 diajak main game online sama teman. kalau ke warnet terus capek dan mahal dihitung2.

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #3
setuju banget mas, tapi ini yang ga masuk cuma harganya.  :'(

di myrep untuk kelas bisnis biasa itu 30Mbps 500ribu :https://myrepublic.co.id/business/business-sme/ dan bisa pakai kelas bisnis pro dan 30Mbps tarifnya jadi 2juta  :o  : https://myrepublic.co.id/business/business-pro/

beda antara keduanya itu di SLA dan public IP. mungkin mas mau coba upgrade sebulan ke paket Business30?

haha.. bener tuh mas. sekarang warnet sudah pada tumbang, karena internet sudah mulai mudah didapatkan (cukup hp buat facebookan) dan yang ngegame biasa pakai ISP rumahan sudah cukup. dulu saya pasang speedy juga awalnya gara2 diajak main game online sama teman. kalau ke warnet terus capek dan mahal dihitung2.

Jika sudah berlangganan paket residential, kita ndak bisa langganan paket bisnis. Karena antara resident dan bisnis memiliki backbone yang berbeda

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #4
Jika sudah berlangganan paket residential, kita ndak bisa langganan paket bisnis. Karena antara resident dan bisnis memiliki backbone yang berbeda
Waduh kok gitu yah. Bukannya harusnya bisa. atau apakah paket bisnis itu hanya untuk perusahaan aja ?
Experienced WoT Player
Internet speed/ping issue everyday with MR Basic 30 mbps

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #5
Jika sudah berlangganan paket residential, kita ndak bisa langganan paket bisnis. Karena antara resident dan bisnis memiliki backbone yang berbeda

trims infonya mas @Phorbias , ini maksudnya dari residensial ga boleh upgrade ke bisnis atau harus langganan baru agar bisa pakai bisnis?

Waduh kok gitu yah. Bukannya harusnya bisa. atau apakah paket bisnis itu hanya untuk perusahaan aja ?
asumsi saya juga gitu sebelumnya, asalkan bisa bayar dan mau mestinya bebas ambil yang mana. dan karena salesnya residensial dan bisnis itu beda pas saya tanyakan masalah ini juga ga bisa jawab.  :(

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #6
Quote
Jika sudah berlangganan paket residential, kita ndak bisa langganan paket bisnis. Karena antara resident dan bisnis memiliki backbone yang berbeda
Kalo baca di atas, apa mungkin peng-kabel-annya beda? Seperti max jumlah pelanggan/BW untuk 1 kabel beda? Kalo yg bisnis max-nya lebih kecil, jadi kalo sudah melebihi akan dipasangi kabel baru?

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #7
Kalo baca di atas, apa mungkin peng-kabel-annya beda? Seperti max jumlah pelanggan/BW untuk 1 kabel beda? Kalo yg bisnis max-nya lebih kecil, jadi kalo sudah melebihi akan dipasangi kabel baru?
lupa update. saya tanya ke marketing langganan katanya jaringannya sama saja. mungkin beda di sistem pengaturan bandwidthnya ya, kan dedicated.

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #8
lupa update. saya tanya ke marketing langganan katanya jaringannya sama saja. mungkin beda di sistem pengaturan bandwidthnya ya, kan dedicated.
Nah, bukannya kalo cuma soal pengaturan (baca: software) seharusnya pindah-pindah itu gampang sekali?

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #9
Itu yang Myrepublic Business/pro produk baru ya ? nggak ada link nya kalau dari website yang biasanya, apakah paket business itu jawaban atau pengganti myrepublic abal-abal yang sekarang ?
 
Apakah ada yang memakai paket Business yang non pro ? Bagaimana performance nya ?

Itu yg business dan business-pro ada biaya instalasi 500rb / 2jt. Mgkn ada tambahan peralatan ?

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #10
Nah, bukannya kalo cuma soal pengaturan (baca: software) seharusnya pindah-pindah itu gampang sekali?
kadang setting yang gampang dan kebijakan/birokrasi itu bertentangan mas. :D tapi ya saya sendiri kurang tahu juga kenyataannya di malang seperti apa, spekulasi memang, apalagi ga ada kenalan NOC Myrepublic.

Itu yang Myrepublic Business/pro produk baru ya ? nggak ada link nya kalau dari website yang biasanya, apakah paket business itu jawaban atau pengganti myrepublic abal-abal yang sekarang ?
 
Apakah ada yang memakai paket Business yang non pro ? Bagaimana performance nya ?

Itu yg business dan business-pro ada biaya instalasi 500rb / 2jt. Mgkn ada tambahan peralatan ?

saya cuma tahu satu pengguna paket bisnis disini: mas @Phorbias dan katanya sih puas. minimal dari kelas customer service sudah terlihat bedanya, pas bulan september kemarin yang mati total 3 hari karena kena backhoe kabelnya di dinoyo, langsung proaktif csnya kontak pelanggan bisnis. jalur csnya lain dan dedicated. kalau kita yang residensial kalang kabut mau kontak kemana. :D


Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #11
@spasi  Paket bisnis yang pro atau yg 500rb ?

Phorbias lokasi di mana, bisa minta info test nya di speedof.me ?

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #12
@spasi  Paket bisnis yang pro atau yg 500rb ?

Phorbias lokasi di mana, bisa minta info test nya di speedof.me ?
sayangnya saya ga tahu mas. :( pas join dan share disini fokusnya ke update status jaringan myrep yang mati total. dan sekarang kalau diperhatikan waktu loginnya sudah jarang ngeceknya.

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #13
trims infonya mas @Phorbias , ini maksudnya dari residensial ga boleh upgrade ke bisnis atau harus langganan baru agar bisa pakai bisnis?
asumsi saya juga gitu sebelumnya, asalkan bisa bayar dan mau mestinya bebas ambil yang mana. dan karena salesnya residensial dan bisnis itu beda pas saya tanyakan masalah ini juga ga bisa jawab.  :(
Maaf menjawabnya telat sekali hahaha..

Iya ndak bisa. Karna 1 rumah hanya dibatasi 1 router dimana terdapat setingan yang berbeda di router tersebut.

Jika sudah rwsident, mau ke bisnis harus lepas lama ganti yang baru gan.

Re: Review MyRepublic Indonesia

Reply #14
hai @spasi dan all penyimak di room ini.
saya sudah langganan MR sejak april 2016 lalu, cuma saya nggak begitu ngecek speed yang diperoleh karena saya nonton streaming nggak putus, saya pikir aman2 aja.
belakangan baru sadar bahwa saya merasa kok internet yang saya peroleh nggak sesuai dengan kontrak yang dijanjiin sama MR. saya pelanggan nova 100 mbps yang dapat promo upgrade otomatis waktu langganan 50 mbps naik 100 dapat kecepatan tambahan gratis 100 mbps lagi jadi 200 mbps.
tapi setiap di cek kecepatan pakai LAN di Line1 ONT HUawei HG8245H, nggak pernah tembus lebih dari 100, kurang ya sering... paling 70 - 85 deh...
mau tanya, apakah ini karena HUAWEI nya nggak supports kecepatan lebih dari 100 MBPS atau karena saya memang diaksih kurang sama MR nya. mohon bantuan analisa dari All.
makasih sebelumnya.